Entah apa julukan yang pas buat MH, seorang menantu warga Kijang ini. Minggu (20/6) sekitar pukul 13.00 WIB, dia memaksa mertuanya, PN (58), melayani nafsu syahwatnya. Padahal ketika itu sang mertua sedang membaca Surah Yassin usai melaksanakan Salat Dzuhur.
Perbuatan bejat itu dilakukan MH di dalam kamar tempat tinggal mereka. Informasi yang diperoleh, pemerkosaan itu kali pertama diketahui US (37), istri tersangka yang merupakan anak kandung korban. Siang itu, US yang baru saja selesai melaksanakan Salat Dzuhur diminta MH mengambil kayu tak jauh dari rumah mereka. Kayu itu rencananya akan dipergunakan sebagai mal mengecor bangunan. Sedangkan tiga anak mereka tinggal di rumah bersama korban.
Kepergian US itu ternyata dipergunakan MH melancarkan niat jahatnya. PN yang sedang membaca Surah Yasin di dalam kamar, dia datangi. Layaknya orang yang kerasukan setan, MH lantas menarik kepala PN yang masih mengenakan mukena duduk di atas sajadah.
Akibatnya, tubuh sang nenek yang sudah renta itu pun terlentang ke belakang. Lalu, sang menantu durhaka itu melampiaskan nafsu setan, meniduri ibu kandung istrinya tersebut.
Saat perbuatan bejat dilakukan menantunya itu berlangsung, PN yang dikabarkan sedang berpuasa tersebut tidak berbuat banyak. Ia berusaha melawan sambil berteriak. Namun usahanya itu sia-sia. Biadabnya, pemerkosaan dilakukan MH itu dia lakukan dihadapan seorang putrinya.
Usai memperkosa PN, MH berlalu begitu saja. Dia pergi entah ke mana. Sepulangnya US dari mengambil kayu, putrinya yang masih kecil langsung saja melaporkan apa yang telah dilakukan ayah kepada neneknya. Mendangar keterangan sang anak, bukan main terkejutnya US . Ia lantas menemui ibunya yang masih berada di kamar. Ketika itu PN didapati sedang menangis. Sementara, kondisi kamar acak-acakan. Sajadah berserak kusut di atas lantai.
Ditanya apa yang terjadi, PN memilih diam. Katanya ia sedang sakit kepala. Sang nenek bahkan meminta US supaya membasuh pakaian. Nah, saat itulah PN tidak bisa lagi menutupi apa yang sebenarnya terjadi. Ketika mengganti celana dalamnya, US curiga dengan celana dalam PN yang berbau amis. Ia lantas mendesak, dan PN pun kemudian bercerita yang terjadi sesungguhnya.
Mendengar kejadian tersebut, US yang bagai tersambar petir itu lantas mengadukan permasalahan tersebut ke Polsek Bintan Timur.(ame)
Sudah Berlangsung Dua Kali
Akibat kejadian pemerkosaan oleh menantunya itu, PN mengalami trauma berat. Ia bahkan sempat menjalani rawat inap di Puskesmas Kijang. Setelah kondisinya dinyatakan sedikit memulih, pihak puskesmas pun memperbolehkannya pulang, Senin (21/6) siang kemarin.
Informasi yang diterima, perbuatan pemerkosaan oleh MH tidak kali itu saja dilakukannya. Sewaktu di kampung halaman mereka di Pulau Jawa, hal serupa juga pernah terjadi. Untuk menutupi aib, PN ketika itu memilih diam. Sedangkan MH membawa US dan anak mereka pergi, dan akhirnya menetap di Kijang. Sekitar 14 hari lalu, PN yang dikabarkan sempat bekerja sebagai TKW di Arab Saudi itu datang dan tinggal bersama MH dan US . Petaka lama pun terulang lagi.
Atas kejadian tersebut, Kapolsekta Bintan Timur, AKP Harviadi melalui Kanit Reskrimnya Ipda Bayu Witrisno membenarkan kejadian tersebut. “Laporan sudah kita terima. Dan korban telah kita mintai keterangannya,” ujar Ipda Bayu ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/6) kemarin.
Menurut Bayu, pihaknya saat ini tengah mengidentifikasi perginya MH yang kesehariannya diketahui bekerja tidak menentu tersebut. Dalam rangka itu, petugas Polsek Bintan Timur telah memasukkan MH ke dalam daftar pencarian orang. Foto MH telah diperbanyak dan telah disebarkan ke berbagai wilayah dan kantor-kantor polisi.(ame)
Perbuatan bejat itu dilakukan MH di dalam kamar tempat tinggal mereka. Informasi yang diperoleh, pemerkosaan itu kali pertama diketahui US (37), istri tersangka yang merupakan anak kandung korban. Siang itu, US yang baru saja selesai melaksanakan Salat Dzuhur diminta MH mengambil kayu tak jauh dari rumah mereka. Kayu itu rencananya akan dipergunakan sebagai mal mengecor bangunan. Sedangkan tiga anak mereka tinggal di rumah bersama korban.
Kepergian US itu ternyata dipergunakan MH melancarkan niat jahatnya. PN yang sedang membaca Surah Yasin di dalam kamar, dia datangi. Layaknya orang yang kerasukan setan, MH lantas menarik kepala PN yang masih mengenakan mukena duduk di atas sajadah.
Akibatnya, tubuh sang nenek yang sudah renta itu pun terlentang ke belakang. Lalu, sang menantu durhaka itu melampiaskan nafsu setan, meniduri ibu kandung istrinya tersebut.
Saat perbuatan bejat dilakukan menantunya itu berlangsung, PN yang dikabarkan sedang berpuasa tersebut tidak berbuat banyak. Ia berusaha melawan sambil berteriak. Namun usahanya itu sia-sia. Biadabnya, pemerkosaan dilakukan MH itu dia lakukan dihadapan seorang putrinya.
Usai memperkosa PN, MH berlalu begitu saja. Dia pergi entah ke mana. Sepulangnya US dari mengambil kayu, putrinya yang masih kecil langsung saja melaporkan apa yang telah dilakukan ayah kepada neneknya. Mendangar keterangan sang anak, bukan main terkejutnya US . Ia lantas menemui ibunya yang masih berada di kamar. Ketika itu PN didapati sedang menangis. Sementara, kondisi kamar acak-acakan. Sajadah berserak kusut di atas lantai.
Ditanya apa yang terjadi, PN memilih diam. Katanya ia sedang sakit kepala. Sang nenek bahkan meminta US supaya membasuh pakaian. Nah, saat itulah PN tidak bisa lagi menutupi apa yang sebenarnya terjadi. Ketika mengganti celana dalamnya, US curiga dengan celana dalam PN yang berbau amis. Ia lantas mendesak, dan PN pun kemudian bercerita yang terjadi sesungguhnya.
Mendengar kejadian tersebut, US yang bagai tersambar petir itu lantas mengadukan permasalahan tersebut ke Polsek Bintan Timur.(ame)
Sudah Berlangsung Dua Kali
Akibat kejadian pemerkosaan oleh menantunya itu, PN mengalami trauma berat. Ia bahkan sempat menjalani rawat inap di Puskesmas Kijang. Setelah kondisinya dinyatakan sedikit memulih, pihak puskesmas pun memperbolehkannya pulang, Senin (21/6) siang kemarin.
Informasi yang diterima, perbuatan pemerkosaan oleh MH tidak kali itu saja dilakukannya. Sewaktu di kampung halaman mereka di Pulau Jawa, hal serupa juga pernah terjadi. Untuk menutupi aib, PN ketika itu memilih diam. Sedangkan MH membawa US dan anak mereka pergi, dan akhirnya menetap di Kijang. Sekitar 14 hari lalu, PN yang dikabarkan sempat bekerja sebagai TKW di Arab Saudi itu datang dan tinggal bersama MH dan US . Petaka lama pun terulang lagi.
Atas kejadian tersebut, Kapolsekta Bintan Timur, AKP Harviadi melalui Kanit Reskrimnya Ipda Bayu Witrisno membenarkan kejadian tersebut. “Laporan sudah kita terima. Dan korban telah kita mintai keterangannya,” ujar Ipda Bayu ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/6) kemarin.
Menurut Bayu, pihaknya saat ini tengah mengidentifikasi perginya MH yang kesehariannya diketahui bekerja tidak menentu tersebut. Dalam rangka itu, petugas Polsek Bintan Timur telah memasukkan MH ke dalam daftar pencarian orang. Foto MH telah diperbanyak dan telah disebarkan ke berbagai wilayah dan kantor-kantor polisi.(ame)
Mon Nov 23, 2020 5:23 am by y3hoo
» Tentang Tisu Magic
Wed Jul 17, 2019 7:29 am by jakarta
» Ini 5 Tata Cara Makan Gaya China yang Penting Ditaati
Tue Sep 11, 2018 11:37 am by jakarta
» Cara Mengetahui IP address Internet
Fri Aug 03, 2018 11:31 am by alia
» Angleng dan Wajit
Mon Jul 23, 2018 10:40 am by jakarta
» Penginapan-penginapan Unik dan Recommended di Cikole, Lembang
Mon Jul 09, 2018 11:59 am by flade
» Tips Bercinta dari Wanita yang Sudah Survei ke Lebih dari 10 Ribu Pria
Thu Jun 21, 2018 2:57 pm by flade
» Cara Menghilangkan Activate Windows 10
Fri Jun 15, 2018 2:08 pm by y3hoo
» Selamat Hari Raya Idul fitri 1439 H /2018 M
Thu Jun 14, 2018 9:40 am by y3hoo